Hoax tentang mie instan

Mie instan termasuk makanan terfavorit dikalangan masyarakat Indonesia. Bagaimana tidak, harganya yang ekonomis serta memiliki beragam rasa membuatnya banyak digemari. Namun demikian, para ahli kesehatan menyarankan untuk tidak terlalu sering mengonsumsi mie instan setiap hari.

Berkenanan dengan itu membuat beberapa orang percaya bahwa mie merupakan makanan yang berbahaya bagi kesehatan tubuh manusia. Diambil dari beberapa sumber, berikut beberapa hoax seputar mie yang sampai saat ini masih beredar dimasyarakat.

1.  Mie Mengandung Lilin

Hoax yang pertama ini sempat bikin heboh jagat sosmed. Saat merebus mie air akan terlihat berwarna putih dan sedikit berbusa. Hal itu yang membuat kekawatiran muncul, bahkan sebagian orang selalu membuang air bekas rebusan mie instan. Benarkan mie instan mengandung lilin?

Sebenarnya kenapa air bekas rebusan mie bisa berwarna putih karena proses dari penggorengan saat pembuatannya. Larutan putih pada air rebusan berasal dari minyak, karbohidrat dan zat pati dari tepung terigu yang terurai.

2. Tidak Boleh Dimakan Bersama Nasi

Kapan terakhir kali kamu makan mie dibarengi nasi?  Nah, jika sering sebaiknya baca baik-baik ulasan ini.

Baca juga : 

Mungkin kamu pernah mendengar bahwa makan mie instan bersama dengan nasi akan menyebabkan beberapa penyakit dalam tubuh, misalnya diabetes dan obesitas. Hal ini bisa saja terjadi namun tidak sepenuhnya tepat.

Mie dan nasi keduanya merupakan sumber karbohidrat, jika dimakan bersamaan maka sudah dapat dipastikan tidak ada sumber zat gizi lain yang kita konsumsi, karena kebutuhan gizi manusia harus seimbang.

3. Merebus Mie Bersama Bumbu Bisa Sebabkan Kanker

Proses perebusan mie bagi saya adalah momen yang mengasikkan apalagi mie goreng. Namun saat saya sedang merebus mie tiba-tiba ada teman yang menegur saya "jangan masak mie langsung dicampur dengan bumbunya, nanti bisa menyebabkan kanker, lho!"

Baca juga : Waspadai Bahaya Minum Kopi Bagi Ibu Hamil

Menurut pakar Nutrisi Indonesi, Jansen Ongko, M.Sc, RD, "Hal tersebut tidak sepenuhnya benar. MSG jika dimasak pada suhu diatas 120 derajat celcius akan berpotensi menjadi karsinogen alias pencetus kanker, padahal titik didih air hanya 100 derajat celsius, sehingga tidak mungkin memasak mie pada suhu 120 derajat celcius. Kecuali dimasak menggunakan minyak yang memiliki titik didih mencapai 200 derajat celcius.”

Lalu kenapa dalam kemasan bumbu dan mie dipisah? hal itu dikarenakan untuk menjaga cita rasa gurih dari bumbu mie instan itu sendiri.

4. Mie Instan Susah Dicerna Tubuh

Jika kamu sampai saat ini beranggapan bahwa mie akan sulit dicerna tubuh, simak ulasan berikut.

Menurut Hardin, sapaan akrab Hardinsyah "Itu tidak benar. Faktanya setelah mengonsumsi mie Anda merasa berstamina dan tidak lemas kan. Berarti dicerna dengan baik oleh tubuh," ujar dia.  "Kalau setelah makan terus lemas, organ tubuh pasti ada yang tidak benar, insulinnya tidak berguna dengan baik atau makanan tidak dicerna dengan baik."  (Sumber : www.cnnindonesia.com)

Memang dalam proses pencernaan mie membutuhkan waktu lebih lama, namun bukan berarti tubuh tidak bisa mencerna. Buktinya setiap kali buang air besar kita tidak pernah menjumpai mie keluar dalam keadaan utuh.

5. Buang Air Rebusan Mie 

Sebagian orang menganggap bahwa air rebusan mie merupakan racun sisa pengolahan yang harus dibuang. Ternyata hal itu salah kaprah.

Dalam proses pembuatannya, mie instan terbuat dari tepung terigu yang terdapat kandungan vitamin A, zat besi dan zink, Beberapa vitamin lainya yang ada pada mie ialah vitamin B kompleks dan bersifat larut air. Sehingga jika kamu membuang air bekas rebusan mie, maka kandungan-kandungan tersebut akan terbuang secara percuma.

Baca juga : Kenali Jenis Alergi Kulit pada Bayi dan Anak

Lalu kenapa air rebusan keruh seakan kotor? Sebenarnya hal itu disebabkan karena kandungan minyak pada proses pembuatan mie instan terurai.

6. Makan Mie Bikin Susah BAB

Satu lagi kabar burung yang salah dimasyarakat tentang mie adalah bisa membuat sulit buang air besar.

Penyebab seseorang susah BAB diantaranya, kekurangan serat, kekurangan cairan, malas berolahraga, obat-obatan, serta faktor psokologis seperti stress. Sedangkan mie merupakan sumber karbohidrat sama seperti nasi, jadi susah bab tidak ada hubungannya dengan mie instan.

Apabila kamu mengalami susah bab dianjurkan mengonsumsi sayur 300-400gram dan buah 200-300gram per hari.

7. Mie Instan Terbuat dari Bubuk Mercon

Akhir-akhir ini tengah heboh sebuah video yang memperlihatkan mie dengan mudahnya terbakar. Takkala mie dibakar tampak api semakin membesar dan membakar habis mie instan. Apa yang sebenarnya terjadi? apakah ada kandungan bubuk Mesiu (bahan pembuat mercon) disana?

Menurut BPOM, produk mie instan memiliki rantai karbon yang berkadar air rendah ditambah bentuknya yang tipis dan berpori. Adanya kadar air rendah membuat produk pangan tersebut dapat dengan mudah tersulut api.

Baca juga : Cara Ampuh Menghilangkan Jerawat dengan Daun Binahong

Tak hanya mie instan, bahan makanan lain seperti  kerupuk, biskuit, bihun dan sebagainya juga memiliki sifat yang sama.

Nah, kalo begitu boleh dong sering-sering makan mie instan? Tidak dianjurkan.

Pada umumnya, dalam satu bungkus mie instan mengandung natrium sekitar 470 mg. Sehingga apabila terlalu sering mengonsumsi mie secara berlebihan akan menimbulkan berbagai penyakit seperti hipertensi.

Sekian artikel tentang hoax mie instan yang beredar di masyaraat. Semoga bermanfaat!

Post a Comment

Previous Post Next Post