Usaha Ternak Ayam Petelur
Usaha ternak ayam petelur saat ini menjadi primadona beberapa orang karena diyakini mampu menghasilkan keuntungan yang menjanjikan. Bagaimana tidak, pemenuhan kebutuhan pokok yang kian hari semakin melambung tinggi, mulai dari skala rumah tangga hingga industi. kondisi tersebut membuat mereka berbondong-bondong untuk mulai membangun usaha ternak ayam petelur.

Ayam petelur adalah ayam yang dapat dimanfaatkan telurnya. Dari usaha ternak telur ini kita akan mendapatkan keuntungan ganda. Dimana selain telur, ayam yang sudah tua atau tidak produktif bisa Anda jual kepasaran.

Dalam sekali panen para peternak ayam petelur biasanya mampu meraup keuntungan mulai dari puluhan hingga ratusan juta. Meskipun demikian, usaha ternak ayam petelur tidak membutuhkan modal yang besar.

Bagi Anda yang berminat memulai usaha ternak ayam petelur, berikut adalah ulasan lengkap beserta biaya memulai usaha ternak ayam petelur.

1. Pastikan Ada Kandang Ayam

Usaha Ternak Ayam Petelur

Langkah pertama yang harus Anda lakukan pastinya harus memiliki tempat atau kandang ayam dan alat pendukung lainnya. Baik itu menggunakan bambu, paralon, kawat dan besi atau bahkan menggunaan mesin otomatis. Untuk memudahkan perawatan ayam dan lingkungan saya sarankan Anda untuk membeli seperangkat kandang ayam elektronik.

Kelebihan kandang ayam elektronik ini dapat mengambil telur, membersihkan telur, terjain udara dan kehigenisan telur secara otomatis sehingga resiko kerugian yang akan ditimbulkan dikemudian hari sangat rendah. Bahan yang digunakannya pun cukup ringan, satu set dari kandang ayam ini dijual dengan harga mulai Rp. 130.000 per set (Satu set biasanya berisi 8 ayam petelur).

Namun jika Anda hanya memiliki sedikit modal, Alternatif lainya bisa menggunakan kandang ayam rumahan. Cara pembuatannya pun cukup mudah. Hanya menyiapkan bambu ukuran 40 cm dan tinggi 30cm untuk satu sekat, persekat bisa diisi 1-2 ekor ayam. Untuk menjaga suhu kandang ayam Anda bisa menambahkan alat termometer digital dengan harga kisaran Rp. 100.000. Walaupun pembuatannya tidak membutuhkan biaya lebih, proses perawatannya agak sedikit ribet.
 

2. Membeli Bibit Ayam

Usaha Ternak Ayam Petelur

Setelah Anda memiliki kandang ayam, selanjutnya yang perlu Anda miliki tentunya adalah bibit ayam petelur. Bibit ayam petelur bisa dengan mudah Anda dapatkan dipenjual ayam didaerah Anda atau membeli secara online. Ketika Anda membeli bibit ayam petelur saya sarankan untuk membeli ayam dengan usia sekitar 14 minggu-an. 

Harga bibit ayam petelur kualitas biasa kisaran Rp. 2.000 - Rp. 4.000 per ekor sedangkan untuk ayam petelur dengan kualitas platinum Anda bisa merogoh biaya lebih banyak lagi.

Jika Anda tidak ingin kerepotan mengurus bibit ayam dari kecil, Anda bisa membeli bibit ayam petelur yang sudah siap berproduksi. Harga 1 ekor ayam yang sudah siap bertelur biasanya berkisar Rp. 50.000. 

3. Pakan Ayam

Usaha Ternak Ayam Petelur

Selain kandang dan ayam hal lain yang perlu Anda siapkan adalah pakan ayam petelur yang memiliki kandungan gizi dan vitamin untuk ayam, sehingga kesehatan dan kualitas produksi telur peternakan Anda meningkat.

Komponen pakan ayam petelur yang standart terdiri dari jagung 50%, konsentrat35% dan dedak padi kisaran 15%. Biaya pakan ayam petelur sampai panen seluruhnya kisaran Rp.1.000.000.

Agar ternak ayam petelur anda lancar sehingga menghasilkan telur ayam dalam jumlah yang banyak, pakan diberikan secara rutin setiap 3 kali sehari, pagi, siang dan sore.

Misalnya, Anda akan memulai ternak ayam petelur dengan modal ayam 100 ekor. Maka, dapat diperkirakan peternakan Anda akan menghasilkan 80 butir telur perhari. Jumlah produksi tersebut tidak menentu tergantung dari kebersihan dan kondisi ayam petelur itu sendiri.

Jadi, Bagi anda yang ingin memulai usaha ternak ayam petelur ini, saya sarankan untuk memulainya dengan 100 ekor ayam petelur dengan biaya sebesar Rp. 11.000.000. Berhasil atau tidaknya peternakan Anda tergantung pada diri Anda sendiri bagaimana cara mengelola usaha ternak ayam petelur tersebut. Semoga Bermanfaat!

Post a Comment

Previous Post Next Post