Cara menghilangkan bekas cacar air

Tentu Anda sudah tidak asing dengan penyakit yang satu ini. Ya, hampir semua orang pernah mengalami cacar air. Pada sebagian besar penderitanya, cacar air sering sekali menyerang anak-anak berusia dibawah 15 tahun, Namun tidak menutup kemungkinan terjangkit penyakit ini di usia dewasa.

Orang yang memiliki sistem imun lemah biasanya lebih beresiko terkena cacar air seperti bayi, ibu hamil, dan lansia. Walaupun termasuk penyakit sejuta umat namun sangat sedikit orang yang mengalami infeksi cacar air dua kali dalam hidupnya atau bisa dikatakan penyakit sekali seumur hidup.

Apa Itu Cacar Air ?

Cacar air atau dalam istilah medis disebut varicella adalah penyakit infeksi yang disebabkan virus Varicella zoster yang menyebabkan timbulnya lenting pada seluruh tubuh dan wajah, penyakit ini juga bisa menyerang selaput lendir seperti mulut.

Orang yang terinfeksi virus ini biasanya ditandai dengan kemunculan ruam kemerahan berisi cairan yang terasa sangat gatal di hampir seluruh bagian tubuh. Penyakit cacar air dapat menular ke orang lain yang belum pernah terkena atau belum pernah menerima vaksin cacar air.

Untuk penderita yang parah, cacar air bisa berkembang menjadi penyakit herpes zoster atau biasanya disebut cacar api. Lenting pada penyakit cacar api ini biasanya lebih terasa nyeri.

Apa Saja Penyebab Cacar Air?


Penyebab cacar air adalah virus herpes varicella-zoster. Virus ini sangat mudah menular melalui cairan tubuh serta kontak langsung dengan penderitanya. Biasanya virus ini dapat menyebar melalui :

  • Batuk
  • Bersin
  • Air liur
  • Kontak dengan cairan dari lepuhan  

Selain penularan virus cacar air disebabkan oleh penularan penderita sebelumnya, ternyata ada beberapa faktor lain yang dapat menimbulkan cacar air, yaitu :

  • Belum pernah mendapat imunisasi cacar air sewaktu kecil
  • Bagi ibu hamil, belum menerima vaksin cacar air
  • Bekerja di tempat umum, seperti di sekolah atau rumah sakit yang didalamnya terdapat penderita cacar air.
  • Orang yang baru saja melakukan kontak dengan pengidap cacar air
  • Anak berusia dibawah 15 tahun
  • Orang yang merokok
  • Memiliki sistem kekebalan tubuh yang lemah     

Apa Saja Tanda dan Gejala Cacar Air?


Gejala awal penyakit cacar air muncul saat 7 sampai 21 hari setelah tubuh terjangkit virus. Dimana ruam biasanya akan mulai muncul di seluruh tbuh. Setelah itu, selama 5-10 hari ruam yang berisi cairan tersebut akan mulai mengering membentuk keropeng dalam 5-10 hari.

Selain itu, kemunculan penyakit cacar air juga ditandai dengan beberapa gejala seperti berikut :

  • Demam
  • Pusing
  • Lemas
  • Kehilangan selera makan
  • Kelelahan dan perasaan tidak enak badan 

Jika di tarik garis besar, Anda akan melalui tiga fase saat terjangkit penyakit cacar air, yaitu :

  • Muncunya benjolan merah muda atau merah (papula) selama beberapa hari
  • Munculnya lepuhan kecil berisi cairan yang terbentuk sekitar satu hari sebelum pecah
  • Timbul kerak dan keropeng menutupi lepuhan yang rusak 

Pengobatan dan Cara Ampuh Menghilangkan Bekas Cacar Air

Pengobatan cacar air ini dilakukan untuk mengurangi keparahan gejala yang dialami oleh penderita, dengan atau tanpa bantuan obat. Ada beberapa pengobatan mandiri yang bisa dilakukan untuk meringankan gejala tersebut :

  • Memperbanyak minum. Saat tubuh kita terhidrasi maka tubuh bisa dengan cepat melakukan pemulihan
  • Tidak menggaruk ruam atau luka cacar air. Menggaruk luka cacar air hanya akan memperparah keadaan, bahkan beresiko terkena infeksi.
  • Mengenakan pakaian berbahan lembut dan ringan. Hal ini bertujuan untuk mengurangi gesekan yang terjadi diantara kain dan lepuhan cacar air.
  • Mandi menggunakan campuran baking soda atau oatmeal. Rasa gatal yang menjalar keseluruh tubuh membuat kita tak bisa menahan keinginan untuk menggaruk. Baking soda dan oatmeal dipercaya mempu meredakan rasa gatal dari cacar air karena bersifat anti-oksidan dan anti-radang. 
  • Mengoleskan Lotion Calamine. Hampir mirip dengan ouatmeal. Calamin mengandung zat zinc oxide yang berfungsi meredakan rasa gatal dan menenangkan kulit.

Sebagai upaya penyembuhan penyakit cacar air, dianjurkan untuk melakukan konsultasi dokter spesialis kulit. Jika Anda tidak punya cukup waktu untuk pergi kedokter berikut adalah cara ampuh menghilangkan bekas cacar air.

  • Menggunakan Krim Retinol. Umumnya, krim atau salep sejenis ini mengandung kombinasi bahan yang memang bertujuan untuk menghilangkan atau setidaknya menyamarkan bekas cacar pada kulit. Salah satu bahan yang banyak digunakan untuk menyamarkan bekas luka adalah retinol.
  • Eksfoliasi. Anda bisa pakai cara yang satu ini untuk menyamarkan bekas luka akibat cacar. Eksofoliasi berfungsi mengangkat sel-sel kulit mati, sehingga memberi ruang bagi sel kulit baru untuk beregenerasi.
  • Air Kelapa. Anda juga bisa menggunakan air kelapa sebagai penghilang bekas cacar air. Vitamin dan mineral yang terkandung di dalam air kelapa mampu membuat kulit menjadi lebih sehat. Selain itu, air kelapa juga bisa membantu detoksifikasi tubuh.
  • Pepaya. Selain dipercaya bagus untuk pencernaan. Buah pepaya ternyata juga baik untuk menghilangkan bekas luka. Salah satunya untuk menghidrasi kulit dan mengangkat sel kulit mati.
  • Minyak Kelapa. Tidak hanya airnya saja minyak kelapa juga memiliki manfaat untuk kesehatan kulit dan tubuh. Kandungan asam lemaknya dapat memperbaiki sel-sel kulit yang rusak, membantu mempercepat penyembuhan kulit dan merangsang produksi kolagen pada kulit. 
  • Lidah Buaya. Aloe vera atau biasanya disebut lidah buaya dapat menghidrasi dan melembabkan kulit. Kandungan asam amino dan antioksidannya didalamnya dipercaya mampu menyembuhkan kulit.

Itulah beberapa Penyebab, Gejala dan Cara Ampuh Menghilangkan Bekas Cacar air. Semoga artikel kali ini dapat membantu Anda yang sedang memiliki masalah dengan cacar air baik diri sendiri atau anak Anda.

Post a Comment

Previous Post Next Post